Senin, 26 Maret 2012

MAKNA SUMPAH PEMUDA


BAB I
SUMPAH PEMUDA
·     Makna Sumpah Pemuda
 Sumpah pemuda terjadi pada tanggal 28 oktober 1928. Sumpah pemuda merupkan janji atau sumpah yang di ikrarkan oleh para pemuda di bumi pertiwi ini. Sebagai putra dan putri Indonesia harus mengakui atas tanah air, bangsa dan bahasanya.
Dalam sumpah pemuda para pemuda ini bersumpah bahwa Indonesia adalah tanah air tumpah darahnya serta bahasa Indonesia merupakan bahasa yang mempersatukan seluruh tanah airnya.

1.        Makna Satu Nusa
Bermakna bahwa Indonesia mengaku bertananh air satu, tanah air Indonesia yang terdiri  dari sabang sampai meraoke yang dipisahkan oleh wilayah lautan, yang tidak membuat bangsa indonesia bertempat tinggal terpencar-pencar diwilayah Indonesia, namun merupakan satu tanah air Indonesia.
2.        Makna Satu Bangsa
Bermakna bahwa satu bangsa memiliki makna, walaupun kita berasal dari suku yang berbeda, tapi tetap satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Hal ini sesuai dengan semboyan negara kita yaitu “ Bhinneka Tunggal Ika “ {walau berbeda-beda( suku, ras, agama,dll)  namun tetap satu jua }.
3.        Makna Satu Bahasa
Bangsa Indonesia mempunyai bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu  yang dapat dimengerti oleh seluruh bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga sebagi bahasa resmi bangsa Indonesia. Oleh karena itu makna dari satu bahasa adalah meskipun kita mempunyai bahsa yang berbeda beda namun bahsa Indonesia meerupakan bahsa kita bersama. Dan bahasa daerah tetap dipelihara dan merupakan salah satu sumber bahasa kebangsaan kita.
·     Sejarah Peristiwa Sumpah Pemuda
A.  Latar belakang sumpah pemuda
Negara Indonesia dijajah oleh
1.      Potugis
2.      Belanda
3.      Inggris
4.      Jepang
Selama berabad abad ,rakyat indonesia hidup sengsara. Karena seacara terus menerus hidup dalam ketertindasan dan kesengsaraan, bangsa indonesia menginginkan ke rdekan dengan memelakukan  berbag ai perlawanan terhadap penjajah. Banyak para penjajah yang melakukan prlawanan untuk mengusir penjajah seperti halanya Teuku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, dll. Namun tetap saja tidak berhasil dikarenakan:
1.    Bersifat kedaerahan
2.    Persenjataan masih tradisional 
3.    Perlawanan tidak bersama-sama.
Penjajah selalu dapat menumpas perjuangan-perjuangan bagsa Indonesia, karena penjajah menggunakan politik memecah belah (Devide et Impera). Diman penjajah memeperkeruh keadaan denagn mengadu domba antara kelompok satu dengan kelompok lain, sehingga terjadi permusuhan dan perpecahan. Dengan adanya permusuhan, maka bangsa menjadi lemah dan mudah dipengaruhikarena terpecah belah.
Oleh karena itu para pemuda menyadari aakn pentingnya akan pentingnya persatuan. Untuk menggalang persatuan dan kesatuan maka berdirilah organisasi dan perkumpulan para pemuda.
Ketika glongan terpelajar mulai muncul, mereka memutuskan untuk mengubah persenjatan menjadi perlawana politik dan organisasi. Oleh karena itu munculah organisasi pergerakan yang bersifat etnik, kedaerahan, keagamaan, nasional dan kewanitaan.
Pada tahun 1908 berdirilah Budi Utomo.





EFE. Douwes Dekker
 
                                                                                                                              


Tujuan Budi Utomo:
1.      Memajukan bangsa Indonesia melalui pendidikan dan pengajaran modern
2.      Menumbuhkan dan mempererat persatuan
3.      Mempertinggi budi pekerti
4.      Mempertebal semangat kebangsaan
5.      Memperkecil perbedaan antara yang kaya dengan yang miskin dan kaum terpelajar denagn rakyat biasa
Dengan berdirinya budi utomo maka rakyat bangkit dan bersatu. Maka pad tanggal 3-5 Oktober 1908 diadakan kongres digedung sekolah pendidikan Guru Jetisharjo Yogyakarta untuk menggalang persatuan.
Adapun hasilnya:
a.       Budi Utomo tidak terjun kedalam politik praktis.
b.      Anggota Budi Utomo terdiri atas penduduk Jawa, Madura, Bali, dan Lombok.
c.       Budi Utomo bergerak di bidang pendidikan, pengajaran dan kebudayaan.
Oleh karena itu maka Budi Utomo merupakan perintis dan pelopor pergerakan nasional. Untuk mengenangya maka setiap tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
B.  Organisasi setelah Budi Utomo
Organisasi setelah Budi Utomo adalah:
A.  Organisasi Pergerakan yang bersifat kedaerahan :
a.      Tri Koro Darmo ( Jong Java)
Didirikan pada tanggal 7 Maret 1915 di gedung Stovia Jakarta. Anggotanya terdiri dari atas pemuda Jawa dan Madura. Tokoh pendiri : Kadarman, R. Satiman Wiryosanjoyo, Sunardi. Tri koro darmo mempunyai arti tiga tujuan mulia yaitu Budi, Bakti dan Sakti.
a. Budi : kepribadian bangsa Indonesia mengusir penjajah
b. Bakti: Seluruh rakyat Indonesia menyerahkan jiwa dan raga untuk tanah air.
c. Sakti : berarti dengan illmu.
Adapun tujuannya adalah :
1.    Memperluas pengetahuan umum bagi para anggotanya
2.    Menjalin persatuan diantara para siswa dan budaya sekolah menengah dengan perguruan tinggi.
3.    Membangkitkan rasa cinta terhadap bahasa dan budaya sendiri.
Karena ketidak puasan anggota dari Sunda dan Bali dengan nama Tri Koro Darmo  maka berubah menjadi Jong Java. Pada tanggal 12 juni 1918 dengan ke ua Smsulrijal.
Adapun tujuannya :
1.      Mengadakan kerja sama yang baik dengan murid-murid sekolah menengah. 
2.      Berusaha meningkan pengetahuan dan kecerdasan anggota
3.      Menanamkan cinta kepeda kebudayaan sendiri.
b.      Jong Celebes (Pemuda Sulawesi)
Celebes adalah merupakan nama lain dari pulau di Sulawesi. Adapun tujuannya adalh untuk mempererat persatuan pemuda dari Sulawesi. Tokohnya antara lain : Woworuntu, Arnold Mononutu, Magdalena Mokoginta.
c.       Jong Ambon ( Pemuda Ambon)
Jong Ambon didiriakn oleh para pemuda ambon dan para pelajar Ambon. Jong Ambon berdiri pada tahun 1918. Tujuannya untuk mempererat persatuan pemuda di Ambon.
d.      Jong Minahasa (Pemuda Minahasa)
Jong Minahasa ini bediri pada tahun 1918 dan mempunyai re untuk mempererat persatuan dan tali persaudaraan pemuda pelajar diMinahasa yang dididrikan oleh pemuda-pemuda dari Sulawesi.
e.       Jung Sumateranen Bond (Pemuda Sulawesi)
Organisasi ini berdiri pada tanggal 9 Desember 1917 yang memiliki tujuan untuk mempererat hubungan antara pelajar yang berasal dari sumatera. Beberapa tokoh yang terkenal dari organisasi ini yaitu seperti M. Hatta dan M. Yamin.

B.  Organisasi pergerakan yang bersifat politik dan keagamaan.
1.       
SERIKAT DAGANG ISLAM
Pendiri
Haji Samanhudi
Tahun
1911
Tempat
Solo
Tujuan
Untuk menghimpun para pedagang Islam agar dapat bersaing dengan para pedagang asing seperti pedagang Tionghoa, India dan Arab.

2.       
SERIKAT ISLAM
Pendiri
Haji Omar Said
Tahun
1912
Tempat
Solo
Tujuan
Untuk mencapai kemajuan rakyat yang nyata dengan jalan persaudaraan, Persahabatan , tolong menolong diantara sesama muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat.
3.       
INDISCHE PARTIJ (Partai Hindia)
Pendiri
1.    R. M. Suardi Suryaoningrat
(Ki Hajar Dewantara)
2.    Dr. Douwes Dekker
(Dr. Danudirja Setiabudi)
3.    Dr. Cipto Mangunkusumo
Tahun
1912
Tempat
Bandung
Tujuan
1.   Menumbuhkan dan meningkatkan jiwa persatuan semua golongan.
2.  Memejukan tanah air dengan dilandasi jiwa nasional
3.  Mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka
C.  Peristiwa Sumpah Pemuda.
a.      Kongres pemuda I
 


                               

                                                              













b.      Kongres Pemuda II
 



















Tahap-tahap Sidang pada Kongres pemuda II :
1.      Sidang I
27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB)
2.      Sidang II
28 Oktober 1928 di Gedung Oost Java Bioscoop.
3.      Sidang III
28 Oktober 1928 di Gedung Indische Clubuis (sekarang menjadi gedung Sumpah Pemuda dijalan Kramat Raya No.106 Jakarta.
Rumusan  Hasil Kongres pada kongres pemuda II :
1.      Menerima sang “Merah Putih” sebagai bendera negara Indonesia.  Namun dalam kongres ini, bendera Merah Putih tidak dapat dikibarkan karena dilarang oleh pemerintahan Kolonial Belanda.
2.      Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman Seabagai lagu kebangsaan Indonesia.
3.      Peleburan semua organisasi pemuda menjadi satu dengan nama Indonesia Muda.
4.      Mengambil keputusan atau ikrar yang dikenal dengan “ Sumpah Pemuda” yang isinya sebagai berikut:
·         Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
·         Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbanga satu, bangsa Indonesia.
·         Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Manfaat persatuan dan kesatuan sesuai dengan makna. Sumpah Pemuda diantaranya :
1.      Mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaran.
2.      Membina kerukuan hidup bermasyarakat, berbagsa dan bernegara.
3.      Membina rasa kesetiakawanan sosial.
4.      Mempekukuh rasa cinta tanah air, sehingga tidak mudah dijajah oleh bangsa lain.
5.      Menumbuhkan kesadaran bahwa ancaman terhadap satu daerah berarti ancaman bagi seluruh tanah air Indonesia.
·     Mengamalkan nilai – nilai Sumpah Pemuda
ü  Sumpah Pemuda dilandasi oleh nilai:
1.        Patriotisme
2.        Persatuan dan kesatuan
3.        Perjuangan
4.        Cinta tanah air
5.        Rela berkorban.
ü  Adapun nilai – nilai terkandung dalam sumpah pemuda :
1.        Menghargai dan menghormati pebedaan yang ad.
2.        Menjaga persatuan dan kesatuan
3.        Menanamkan rasa semangat kekeluargaan.
4.        Cinta tanah air.
ü  Penerapan nilai – niali sumpah pemuda dapat dilakukan pada lingkungan sebagai berikut:
1.      Lingkungan Sekolah
a.    Menghormati guru
b.    Memupuk kerukunan sesama teman
c.    Mengikuti upacar bendera dengan tertib dan khidmat.
d.   Melaksanakan tugas piket dengan baik.
2.     Lingkungan Keluarga
a.    Menghormati orang tua
b.    Ikut kerja bakti di rumah
c.    Melaksanakan tugas – tugas rumah dengan baik
d.   Saling menyayangi antar anggota keluarga.
3.     Lingkungan Masyarakat
a.    Mengikuti kerja bakti
b.    Menjaga keamanan lingkungan
c.    Tolong menolong dengan tetangga.
d.   Menyelesaikan masalah secara musyawarah.











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar